Blog sedang dalam perbaikan mohon maaf jika banyak kesalahan ------> Pemesanan Hubungi langsung Owner Kami
Demo image Demo image Demo image Demo image Demo image Demo image Demo image Demo image Demo image Demo image Demo image Demo image

Resolusi Foto yang pas untuk di Cetak

  • 8 Juni 2012
  • Armila ( Dins Photography )
  • Label: , , ,
  • Dengan judul posting kali ini tentunya anda semua sudah bisa menebak bahwa kali ini saya akan mengupas tentang ilmu fotografi seperti yang telah saya janjikan kemarin di posting sebelumnya Tips sederhana optimasi blog , "Resolusi Foto" pentingkah? tentunya penting sob karena resolusi foto itu mewakili segala apa yang ada pada hasil gambar tersebut seperti warna, dan elemen2 ajaib yang membuat hasil jepretan menjadi gambar yaitu piksel. hahahaha.. ajaib kaya mbah dukun aja


    Piksel adalah elemen / unit terkecil yang bersatu padu menjadi sebuah gambar, jadi tentunya semakin banyak piksel maka kualitas gambar semakin baik dan lebih detail atau tajam. perbandingannya untuk 1 mega piksel adalah sama dengan nilai 1 juta piksel. Nah.. Kamera modern masa kini telah banyak yang mempunyai sensor bernilai 10 mega piksel sampai 24 mega piksel bahkan lebih, yang tentunya telah di lengkapi komponen2 seperti sensor kamera, pengatur kamera ( resolusi dan kualitas gambar ), pengatur cetakan ( resolusi ).

    Yang pertama kita jelaskan tentang Pengaturan Kamera

     Resolusi adalah hal yang perlu di perhatikan dalam dunia Fotografi Digital. Resolusi yang lebih tinggi memungkinkan untuk proses pencetakan dengan ukuran gambar yang lebih besar, sebagai contoh saja untuk kamera yang mempunyai sensor dengan nilai 18 mega piksel dan piksel aray ( 5184 x 3456 ) ini bisa di pakai untuk pencetakan dengan ukuran kanvas 80x90cm tanpa kehilangan kualitas dan ketajaman.
    Sebuah kamera DSLR modern dengan sensor full frame bisa memberikan ukuran file maksimum sekitar 26MB RAW, untuk ukuran foto 5616 x 3744 piksel. Tapi jika Anda menyimpan foto dalam format JPEG, ukuran filenya akan menjadi  sekitar 6MB. Jadi dengan satu kamera anda dapat menghasilkan ukuran file yang berbeda, berdasarkan format file, kecepatan ISO, Subyek, dan variabel lainnya.

    Yang ke dua Pengaturan Cetak

    Dalam dunia percetakan piksel berati kerapatan titik per inchi, banyak orang menyebutnya DPI. Resolusi cetak memiliki hubungan erat dengan jarak pandang foto, karena semakin foto dicetak dengan ukuran besar maka jarak pandang kita terhadap foto juga seharusya semakin jauh. Sebagai contoh, sebuah foto 3000 x 2000 piksel yang akan dicetak ukuran 4R perlu resolusi 200 atau bahkan 300 DPI, tapi bila akan mencetak ukuran billboard 6 x 20 meter maka 12 DPI atau bahkan 9 DPI sudah cukup. Hal ini karena foto 4R umumnya dilihat dari jarak dekat sehingga perlu punya kualitas yang baik, sedangkan billboard iklan tidak butuh kualitas tinggi karena dilihat dari jarak jauh. Anda bisa juga menaikkan image size dengan teknik interpolasi untuk memungkinkan pencetakan yang lebih besar. Beberapa aplikasi plugin Photoshop seperti Genuine Fractals memungkinkan Anda untuk meningkatkan ukuran gambar dengan menggunakan algoritma interpolasi berbasis fraktal - tanpa kehilangan ketajaman atau detail yang Anda lihat pada gambar sampel.

    Kesimpulan

    Jadi menurut saya jika anda mengetahui jika foto yang anda buat nantinya akan di cetak besar hindari image size yang lebih rendah dari resolusi sensor kamera. Setelah itu perhatikan juga DPI atau resolusi cetaknya, apabila foto dicetak dengan DPI rendah maka hasilnya akan pecah, tidak tajam dan tidak cocok untuk foto yang ukurannya kecil (dibawah 10R atau 20x25cm). Tapi bila ingin mencetak amat besar, kita bisa menaikkan resolusi gambar (image size) dengan teknik interpolasi atau menurunkan DPI-nya. Perlu diingat kalau secara kualitas gambar di layar monitor tetap saja foto yang resolusi tinggi tampak punya transisi yang halus, terutama di daerah shadow dan di daerah di mana area gelap perlu dipertahankan tanpa menjadi hitam pekat. Jadi meski ada teknik-teknik dan aplikasi untuk manipulasi gambar tetapi perlu diingat bahwa tidak ada aplikasi perangkat lunak dapat menambahkan resolusi gambar yang tidak memiliki resolusi yang cukup. Dan perlu anda ketahui untuk format file RAW hanya di gunakan untuk foto2 tertentu, karena format RAW hanya bisa di buka oleh program khusus, jadi jika anda membukanya di komputer anda  biasanya akan terlihat dalam thumbnail gambar kunci seperti gambar berikut
    Dan tidak dapat di buka ataupun dilihat dari komputer sebelum file tersebut anda kompres di program RAW itu sendiri, untuk programnya saya tidak bicarakan sekarang mungkin lain kali jika masih ada kesempatan akan saya share.
    Maka jika anda tidak sedang membuat gambar untuk ukuran besar saya sarankan tidak menggunakan RAW, anda cukup menggunakan JPG normal, atau JPG fine asal anda bisa mengatur komponen2 lainnya format JPG sudah bagus kok...

    Semoga bermanfaat..


    Author : Didin Supriatna
    Anda Sedang Membaca Artikel : Resolusi Foto yang pas untuk di Cetak
    Jika Artikel ini bermanfaat untuk anda dan teman - teman, Anda boleh menulis ulang atau menyebarluaskannya dengan catatan selalu menyertakan link sumber : http://dinsphotography.blogspot.com/2012/06/resolusi-foto-yang-pas-untuk-di-cetak.html

    14 komentar:

    affanibnu mengatakan...

    saya ada kamera poket tapi saya tidak tahu berapa DPI yang dihasilkan...

    cara mengetahui dari suatu gambar gimana ya..?

    Didin Supriatna mengatakan...

    jika di lihat di kamera biasanya lengkap sudah ada infonya di bawah gambar tsb,, tapi jika ingin melihat dari komputer sobat tinggal klik kanan pada gambar tsb > klik propertis > pilih summary > pilih advanced dan lihat nilai horizontal + vertikal DPInya berapa.. saya kira itu jawabannya..

    Cak Tomo mengatakan...

    resolusi tinggi akan nampak jelas
    Namun bila resolusi kecil, buat saja image yang lebih kecil biar bagus

    cerita anak kost mengatakan...

    wah sya kurang paham gan, ane bukan ahli fotografi si. tapi makasih nie infonya, tapi yang pengaturan cetak bukannya kita tinggal kasih aja ke tukang cetak ntar kan beres? kita ga perlu repot... atau ada keperluan yang kita perlu tau?

    lina@happy family mengatakan...

    Senang sekali dapat ilmu fotografi baru di sini :)

    ♥VPie◥♀◤MahaDhifa♥ mengatakan...

    . . wachhhhhh,, aq juga pengen bisa cetak foto sendiri. tapi gak tau ukuran nya. he..86x . .

    Azee Hana mengatakan...

    teima kasih for the info walopon saya x pandai tangkap gambar cantik..hee

    Didin Supriatna mengatakan...

    @ Cak tomo : setuju kang..

    @ Cerita anak kos : memang masalah percetakan itu tanggung jawab tukang cetak,, tapi hasil cetakan itu sendiri tergantung bahan yang di berikan kepada si pencetak.. sepertinya begitu.. makannya saya bahas pentingnya resolusi..

    @ Lina : biasa aja.. mudah2an bermanfaat.. masih banyak kok di tempat lain..

    @ Vpie : ukur aja pake gantar... wakakakak... becanda pie.. ya belajar lah..

    @ Hana : sama2..

    Andy mengatakan...

    biar resolusi'a kagak rendah disetiap foto,makanya nomer 1 adalah cahaya

    oboy mengatakan...

    Informasinya sangat bermanfaat sekali sob,,,,

    KONTES BLOG TERBARU mengatakan...

    mAKASIH iNFONYA BOS,,,

    Didin Supriatna mengatakan...

    @ Andi : cahaya flash itu tergantung keadaan sob.. jika kita sedang liputan acara fashion dsb yang tidak di perkenankan memakai flash.. tentunya kita harus pandai set kamera.. hehe.. karena fotografer tidak tergantung pada flash..

    @ Oboy : sam2..

    @ Kontes blog : sama2..

    ♥VPie◥♀◤MahaDhifa♥ mengatakan...

    . . gantar itu apa?!? aichhhhhhh,, jahatnya dikau kepada diriku. huhh . .

    Didin Supriatna mengatakan...

    senggetan neng..

    Posting Komentar

    Tolong bagi para sahabat harap baca dulu sebelum berkomentar :

    Blog ini tidak menggunakan verifikasi apapun, silahkan tinggalkan komentar yang sopan, tidak menjadi spamer.

    - jangan sertakan link pada komentar
    - jika ada link yang rusak / broken link di blog ini tolong beritahu saya pada komentar
    - jika artikel blog ini bermanfaat silahkan menyebarluaskan-nya dengan tekan button share
    ( google+ , facebook, digg, twitter dll ) salam hangat...
    Owner dsp : [Didin Supriatna (urang sunda+jawa)]

    Copyright (c) 2010 dins photography. Created by dsp