Kontak Fotografer - 087874907486

Total Pengunjung

24 Juni 2012

Memandangi potret kenangan

Bismilahirohmanirohim...

memoriam 1997
Setiap hari ia sibuk dengan pekerjaan - pekerjaan-nya, bermacam daftar kesibukan menunggu-nya. Setiap waktu itu pula ia dengan sabar menyelesaikan-nya, tetapi suatu saat datang kerinduan pada kehidupan-nya dimasa lalu, dimana banyak terdapat kenangan hidup yang sulit untuk dilupakan. Ayah.. ya.. seorang ayah adalah orang yang selalu ia rindukan, yang selalu memberikan nasihat, yang selalu memberikan teguran dan kasih sayang. Namun itu hanya masa lalu. Dengan tetesan air mata ia membuka kembali album kenangan yang sudah berdebu, terdapat foto-foto yang penuh arti, sosok seorang ayah yang selalu hidup dalam ingatan. walau ia tak ada lagi dihadapan-nya. tetapi ia selalu ada dalam hatinya, di peluknya foto seorang ayah, sambil meneteskan air mata di dalam hatinya ia berkata " Ayah.. aku memang belum sempat memberikan sesuatu yang membuatmu tersenyum, tetapi aku akan berusaha menjadi seorang anak yang seperti sebagaimana yang engkau harapkan"  baru kemarin yang ia rasakan dekatnya hidup dengan seorang ayah, tetapi begitu cepat ia menghilang. Kisah hidup memang suatu ujian, perjalanan hidup memang impian. Rasa sedih, senang, kecewa memang selalu datang silih berganti, suatu perputaran adalah kewajaran.

Setelah lama hanyut dalam lamunan ia pun tersadar masa lalu memang tak harus dilupakan, namun itu bisa ia jadikan pelajaran dan mengambil sebuah hikmah dari-nya.

Alhamdulillahirobilalamin..


Author : Didin Supriatna
Anda Sedang Membaca Artikel :  Memandangi potret kenangan
Jika Artikel ini bermanfaat untuk anda dan teman - teman, Anda boleh menulis ulang atau menyebarluaskannya dengan catatan selalu menyertakan link sumber :  http://dinsphotography.blogspot.com/2012/06/memandangi-potret-kenangan.html

Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email dan verifikasi dikirim ke email anda, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di Jejak Fotografer saya mohon maaf jika masih ada salah dalam penulisan artikel, karena saya bukan seorang ahli melainkan hanya ingin berbagi apa yang saya tahu.


Like

27 komentar:

  1. emang dimana" kenangan itu sulit dilupakan yach sob :) :P

    BalasHapus
  2. . . wachhhhhhhhhhhh,, anak baek. emank nya ayah mu ada dimana?!? . .

    BalasHapus
  3. hidup adalah jalan keniscayaan yang harus kita lalui,
    meskipun sering tidak selalu seindah impian :)
    semangaaat n met liburan sobat

    BalasHapus
  4. sukses jadi follower ke 79 saya,

    :)

    BalasHapus
  5. Wahhh..mantef nih bang Didin...pokoknya sip..hahhayyyy

    BalasHapus
  6. kenangan yang ga terlupakan,
    saat saat kebersamaan...

    manis sekali... :)

    BalasHapus
  7. @ Candra : iya sob..

    @ Vpie : Entah dimana,, ia telah kembali kepada penciptanya..

    BalasHapus
  8. @ al katro : iya sob..

    @ Yudi : makasih sob..

    @ Bang icah : Ini galau bang... kok manteff..

    BalasHapus
  9. kata-katanya melesapkan kerinduan yg begitu dalam :)

    BalasHapus
  10. Kalau melihat foto kenangan jaman dulu ... rasanya diri ini sudah sangat tua banget ...

    BalasHapus
  11. @ Ulviaa : sedalam apa kira2..??

    @ Sundul : memang sangat cepat hidup ini..

    BalasHapus
  12. sangat tertarik dengan bahasa 'Rasa sedih, senang, kecewa memang selalu datang silih berganti, suatu perputaran adalah kewajaran."

    BalasHapus
  13. wahhh.. manteb nih sobat :))

    BalasHapus
  14. @ Lukman : memang sob..

    @ Bang dayat : apanya..??

    BalasHapus
  15. pengalaman memang jadi guru yang baik ya sob, nice share n happy blogging

    BalasHapus
  16. kenangan adalah pelajaran bagaimana kita nanti melangkah ke depan :)

    BalasHapus
  17. Hmmm... ini kenangan indah ya mas.... tentu sulit dilupakan...

    BalasHapus
  18. wuih usia potret ini cukup lama ya sob,, 1997 ini tahun saya mulai kerja ,,, :)

    wilujeng ngeblog

    BalasHapus
  19. @ harun : betul sobat..

    @ Kang asep : sudah lumayan lama.. itu foto saya sama al-marhum my father semasa ia masih hidup..

    @ tentang dunia : betul sekali sob..

    @ anesya : hemmm...

    BalasHapus
  20. Dari dulu emang ganteng ih...hahahhyyy

    BalasHapus
  21. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus
  22. ayah...satu sosok yang kadang peranannya dilupakan dibanding Ibu!

    BalasHapus
  23. Mantap posttingannya gan...
    Uda sy fololow. Urutan #81

    BalasHapus

Tolong bagi para sahabat harap baca dulu sebelum berkomentar :

Blog ini tidak menggunakan verifikasi apapun, silahkan tinggalkan komentar yang sopan, tidak menjadi spamer.

- jangan sertakan link pada komentar
- jika ada link yang rusak / broken link di blog ini tolong beritahu saya pada komentar
- jika artikel blog ini bermanfaat silahkan menyebarluaskan-nya dengan tekan button share
( google+ , facebook, digg, twitter dll ) salam hangat...
Owner dsp : [Didin Supriatna (urang sunda+jawa)]