Blog sedang dalam perbaikan mohon maaf jika banyak kesalahan ------> Pemesanan Hubungi langsung Owner Kami
Demo image Demo image Demo image Demo image Demo image Demo image Demo image Demo image Demo image Demo image Demo image Demo image

Belajar bersyukur dari metamorfosis

  • 15 Juni 2012
  • Armila ( Dins Photography )
  • Label: , ,
  • "Metamorfosis" Pasti-nya kalian semua sudah tahu apa arti dari metamorfosis. Tetapi saya akan mengulas beberapa hal yang dapat kita jadikan pelajaran dari proses metamorfosis tersebut. Sebelum membaca tulisan saya selanjut-nya, sementara mari kita nikmati keindahan sang kupu-kupu di bawah ini. Semoga dengan lama-lama anda memandang kupu-kupu bisa mendatangkan efek positif untuk hati anda.

    Sumber foto : mbah google


     



     

     

    Sudah puas anda memandang..?? mari kita lanjutkan.

    Proses metamorfosis tentu-nya berasal dari se-ekor ulat yang menjijikan yang akan membuat kalian yang tidak suka ulat akan merasa geli untuk melihatnya. Jangankan anda menyentuh-nya melihat saja seperti-nya sudah begitu mengganggu  rasa nyaman anda. Tetapi lain hal-nya jika se-ekor ulat tersebut telah berubah bentuk menjadi kupu-kupu yang cantik, maka siapakah orang-nya yang tidak kagum dengan keindahan-nya.

    Tetapi di balik proses sebelum tampak keindahan pada se-ekor kupu-kupu ternyata banyak sekali pelajaran bagi seorang manusia dari sang khalik.

    Coba perhatikan dari awal proses-nya yang cukup panjang dari mulai kupu-kupu dewasa bertelur dan menjadi ulat ( larva ), telur yang baru menetas dan menjadi larva, maka si larva yang untuk pertama kalinya melihat dunia ia akan berjalan ke pinggir daun tumbuhan inang dan mulai memakan-nya atau kadang sebagian larva memakan cangkang telur yang kosong sebagai makanan pertama-nya. Subhanallah..
    Sejak kelahiran ke dunia larva tidak membutuhkan arahan orang tua-nya, tetapi dengan kuasa tuhan ia tahu apa yang harus ia lakukan.

    Dan ketika se-ekor larva telah mencapai pertumbuhan maksimal maka ia akan berhenti makan dan mencari tempat perlindungan terdekat, melekatkan diri pada daun atau ranting dengan anyaman benang. Di saat itu larva memasuki fase prepupa dan untuk melepaskan kulit terakhir kali untuk berubah menjadi pupa ( kepompong ).

    Fase pupa ini bisa di bilang seperti priode istirahat, padahal didalam kepompong ( pupa ) terjadi proses pembentukan serangga yang sempurna. Pembentukan kupu-kupu didalam pupa terjadi antara kurang lebih 7 sampai 20 hari, tergantung spesiesnya. Coba anda bayangkan se-ekor larva disaat masa fase pupa berada di dalam pupa itu sendiri tanpa makan selama kurun waktu di atas tadi, sedangkan manusia tidak makan sehari saja badan terasa lemas..

    Setelah keluar dari pupa, kupu-kupu akan merangkak ke atas sehingga sayap-nya yang lemah, agak kusut dan basah akan menggantung kebawah, dan mengembang secara normal. Ini adalah proses yang kedua kali-nya se-ekor kupu-kupu melihat dunia dalam rupa yang berbeda. Jadi hanya kupu-kupu yang bisa lahir 2 kali kedunia.. hehe..

    Segera setelah sayap mengering, mengembang nan kuat, sayap akan mengembang menutup beberapa kali dan melakukan percobaan untuk penerbangan yang pertama. Tapi penerbangan yang ini tanpa harus turun di bandara lho.. hehe..

    Dan setelah dewasa kupu-kupu biasanya berprilaku seperti manusia yaitu memanfaatkan siang hari untuk beraktifitas mencari makan dan malam hari ia gunakan untuk beristirahat dengan berlindung di daun pepohonan.

    Selanjutnya induk kupu-kupu akan bertelur kembali dan meletakan telur-ya pada tumbuhan inang-nya. Dan begitu selanjut-nya hingga banyaklah jumlah kupu-kupu yang menghiasi alam ini, siapapun yang memandang kupu-kupu hati-nya akan tenang karena keindahan-nya. Maka apakah anda semua tidak berfikir siapakah yang dapat memberi keindahan tersebut..??


    Semoga tulisan saya kali ini bisa memberikan semangat bagi sahabat - sahabat saya semua di dunia maya maupun di mana saja..

    Author : Didin Supriatna
    Anda Sedang Membaca Artikel :   Belajar bersyukur dari metamorfosis
    Jika Artikel ini bermanfaat untuk anda dan teman - teman, Anda boleh menulis ulang atau menyebarluaskannya dengan catatan selalu menyertakan link sumber :  http://dinsphotography.blogspot.com/2012/06/belajar-bersyukur-dari-metamorfosis.html

    Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di Jejak Fotografer saya mohon maaf jika masih ada salah dalam penulisan artikel, karena saya masih banyak kekurangan tetapi haus akan ilmu dunia dan akhirat.




    15 komentar:

    Laurencius mengatakan...

    Foto kupu-kupu nya cantik Sobat, nice share

    Didin Supriatna mengatakan...

    fotonya punya mbah google sob.. nyang punya saya artikelnya.. hehe..

    SANG PEMBELAJAR mengatakan...

    Wew... indah juga pic-picnya SOb... artikelnya juga mantabs,,, :D
    Sapa pagi di Blog Sobat terbaik, sekalian berbagi MP3 Inspiratif Bag. XII, review ya Gan,,, :)
    Salam hangat selalu... Thanks :)

    ICAH BANJARMASIN mengatakan...

    Aku suka banget yuh bang sama fhoto kupu-kupunya..cantikkkkk banget..hahahhayyyy

    Didin Supriatna mengatakan...

    Pastinya bang icah,, namanya juga kupu2,, makanya saya tulis tentang keindahan kupu2..

    Annur EL- Kareem mengatakan...

    pastinya indah, tak ada yang tak indah ciptaanNYA tergantung mata hati kita melihta.hee
    ilmu juga buat saya makasih yah.. saya sudah follow ^,^

    Didin Supriatna mengatakan...

    sama2.. makasih dah follbek..

    cerita anak kost mengatakan...

    emang keren ya ngambil hikmahd ari kupu kupu. iya, hal tersebut menandakan manusia mahluk yanglemah, si larfa aja baru lahir uda tau apa yang harus di lakukan, kita, manusia, klo ga di tolong orang tua, ga bisa apa apa. bahkan samape umur 5 taun pun kita masih belum bisa mandiri, masih butuh orang tua.

    emang kita harus banyak mengambil hikmah dan pelajaran dari alam

    Didin Supriatna mengatakan...

    @ drieant : betul bang..

    Madjongke mengatakan...

    Bagus banget sob. Membuat saya berfikir juga harus bisa kaya kupu2 yang terus berkembang menjadi yg lebih baik.

    Didin Supriatna mengatakan...

    Betul sob...

    Ririe Khayan mengatakan...

    Kupu-kupu memberikan kita pembelajaran yang luar biasa...bagaiman mereka melalui tahapan metamorfosanya dan hiudp mandiri sejak jd larva.

    zachflazz mengatakan...

    sejuk sekali berfilosofi soal kupu-kupu. cuma kalo bagi saya, kupu kurang kuat untuk menghadapi alam. maka saya berandai-andai yang bermetamorfosis itu buaya, pasti lebih strong!

    NF mengatakan...

    kita juga bisa bermetamorfosis seperti kupu2, tidak secara fisik tetapi mental dan pikiran, yang dulunya kepompong jadi kupu2 dengan kata lain kita bisa jadi makhluk yang indah di liat dan menyenangkan, juga mudah2an bermanfaat bagi orang banyak :)

    Didin Supriatna mengatakan...

    @ ririe : iya ri mudah2an kupu2 sebagai contohnya..

    @ Zachflazz : Bhahaha... bapak ini bisa aja,, masa buaya bermetamorfosa..!!

    @ NF : ya mbak.. semoga dengan amal baik kita,, semua itu bisa menjadi bekal..

    Posting Komentar

    Tolong bagi para sahabat harap baca dulu sebelum berkomentar :

    Blog ini tidak menggunakan verifikasi apapun, silahkan tinggalkan komentar yang sopan, tidak menjadi spamer.

    - jangan sertakan link pada komentar
    - jika ada link yang rusak / broken link di blog ini tolong beritahu saya pada komentar
    - jika artikel blog ini bermanfaat silahkan menyebarluaskan-nya dengan tekan button share
    ( google+ , facebook, digg, twitter dll ) salam hangat...
    Owner dsp : [Didin Supriatna (urang sunda+jawa)]

    Copyright (c) 2010 dins photography. Created by dsp