Blog sedang dalam perbaikan mohon maaf jika banyak kesalahan ------> Pemesanan Hubungi langsung Owner Kami
Demo image Demo image Demo image Demo image Demo image Demo image Demo image Demo image Demo image Demo image Demo image Demo image

Teknik bouncing satu flash pada wedding

  • 9 Mei 2012
  • Armila ( Dins Photography )
  • Label:

  • IDE INI HANYA PENGALAMAN PRIBADI SAYA
    Halo..~ Sobat DSP.. 
    Kali ini saya akan berbagi tips dan trik bagaimana cara memotret wedding di ruangan yang sempit dengan pencahayaan yang seadanya, misalkan anda memotret hanya dengan menggunakan lampu blitz body, tentunya anda pernah menjumpai saat - saat seperti ini pada waktu lampu softbox anda rusak atau dan sebagainya, anda masih bisa memotret dengan hanya menggunakan lampu body saja.. memang sih hasilnya lain dengan menggunakan softbox tapi setidaknya dapat membantu dikala anda sedang bermasalah pada suatu acara,,
    langsung saja caranya jika di tempat acara tersebut plavon / atap atau langit -langitnya terlalu tinggi maka anda gunakan kain putih di atas lampu yang cara pemasangannya kain itu di bentangkan di atas di mana lampu kita berada,, tentunya dengan cara teknik bouncing yaitu dengan membuang cahaya flash ke atas atau tidak secara langsung mengenai objek, melainkan objek itu mendapatkan cahaya pantulan dari kain putih tadi,, bisa juga tidak menggunakan kain jika atap dibawah 3 meter,, cara ini guna menghindari adanya bayangan di samping kanan atau kiri objek jika posisi kamera vertikal. dan bayangan ini akan mengganggu hasil foto juga menambah kerumitan pada saat pengeditan foto,, Jika hasil belum maksimal coba atur ISO ke tingkat lebih tinggi,  Shutter Speed di atur ke tingkat lebih rendah, sedangkan Diagfragma pada nilai f5,6 / f8 maka bayangan akan sedikit tidak terlihat dan pencahayaan sedikit terbantu walau hanya menggunakan satu flash untuk memotret di pelaminan..
    " Bagi anda para master fotografer jika ada yang punya pengalaman pribadi dan mau menambahkan silahkan..

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Tolong bagi para sahabat harap baca dulu sebelum berkomentar :

    Blog ini tidak menggunakan verifikasi apapun, silahkan tinggalkan komentar yang sopan, tidak menjadi spamer.

    - jangan sertakan link pada komentar
    - jika ada link yang rusak / broken link di blog ini tolong beritahu saya pada komentar
    - jika artikel blog ini bermanfaat silahkan menyebarluaskan-nya dengan tekan button share
    ( google+ , facebook, digg, twitter dll ) salam hangat...
    Owner dsp : [Didin Supriatna (urang sunda+jawa)]

    Copyright (c) 2010 dins photography. Created by dsp