Blog sedang dalam perbaikan mohon maaf jika banyak kesalahan ------> Pemesanan Hubungi langsung Owner Kami
Demo image Demo image Demo image Demo image Demo image Demo image Demo image Demo image Demo image Demo image Demo image Demo image

DEEP AND EXTREME INDONESIA 2012 - Pameran International Selam, Wisata Petualangan Bahari dan Ekowisata 29 Maret 2012 - 1 April 2012

  • 31 Maret 2012
  • Armila ( Dins Photography )
  • Label:

  • 29 Maret - 1 April 2012 Balai Sidang JCC

    Sebuah perhelatan expo internatiaonal di indonesia khusus mengangkat tema wisata bahari dan ekowisata kembali di gelar di jakarta. kali ini penyelenggara memposisikan brand kegiatan sebagai event terbesar dan terlengkap untuk penyelam, petualang outdoor, para penantang adrenalin dan pencari sensasi petualangan terekstrim.

    Inilah DEEP and EXSTREME Indonesia 2012 yang akan di gelar selama 4 hari mulai tanggal 29 maret sampai 1 april 2012, mengambil lokasi di Assemmbbly Hall, Balai Sidang Jakarta Convention Center. Menempati ruang pamer mencapai 5.000 m2, DEEP and EXSTREME Indonesia 2012 menampilkan industri, gaya hidup dan trend popularitas kegiatan petualangan.

    Pameran tahunan yang telah di gelar selama 6 hari berturut-turut ini telah bertransformasi dari ajang temu komunitas Diving dan para penjelajah alam menjadi arena perhelatan temu bisnis, pengembangan jaringan industri terkait hingga kerjasama dan investasi dengan mendatangkan buyers dari seluruh dunia khususnya regional Asia.

    Harga Laptop Sony Vaio

  • 30 Maret 2012
  • Armila ( Dins Photography )
  • Label: ,

  • Posted on by hargalaptop

    Berikut ini daftar lengkap harga laptop sony vaio dari bergai type ukuran memory dan ukuran harddisk serta fasilitas pendukungnya. Harga laptop dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.
    • Sony VGN SR53GF US$ 1.199 >> intel core 2 duo, genuine windows, 2GB DDR2 Memory, 320GB SATA
    • Sony VGN SR55GF US$ 1.499 >> Intel core 2 duo, genuine windows 7 premium, 3GB DDR2 SDRAM, 320GB HDD
    • VGN SR56GG>> US$ 1.599 >> Intel core 2 duo, genuine windows 7 premium, 4GB DDR2 SDRAM, 320GB HDD
    For mor information about price of notebook/Harga laptop sony from other type will be post at this website soon, keep read harga laptop website.
     
    •  Sumber : (www.harga-laptop.com)
    • Di perluas oleh Dinsphotography

    Konflik Gajah-Manusia, Perlu 'Early Warning System'

  • Armila ( Dins Photography )
  • Label:

  • Daspriani Y Zamzami | Glori K. Wadrianto | Jumat, 30 Maret 2012 | 13:57 WIB

    K12-11
    Christ, Seorang dokter hewan asal Jerman, sedang memeriksa kuku Amoy, seekor anak gajah berusia 5 tahun, pada kegiatan Regional Asian Elephant Veterinary Workshop, Jumat (30/3/2012) di Fakultas Kedokteran Hewan Unsyiah, Banda Aceh. gajah-gajah jinak ini melakukan pemeriksaan rutin setiap tiga bulan sekali. Pemeliharaan kesehatan gajah yang baik, bisa mengurangi kemusnahan populasi gajah yang semakin mengkhawatirkan. K12-11
    BANDA ACEH, KOMPAS.com - Pemerintah dan masyarakat disarankan untuk membangun system peringatan dini (early warning system) untuk penanganan serangan gajah liar terhadap pemukiman warga.

    Demikian dikatakan Meenakshi Nagendra, saat memberikan kuliah umum kepada mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Syiah Kuala Banda Aceh, dalam kegiatan Workshop Dokter Hewan se-Asia ( Regional Asian Elephant Veterinary Workshop) yang berlangsung 27-30 Maret 2012.

    "Cara ini lumayan efektif untuk meminimalisir konflik antara manusia dan hewan terutama gajah. Alat pendeteksi dini akan berbunyi, ketika kawanan gajah mendekat, dan tentunya ini memberi kesempatan kepada warga untuk bersiap-siap menghalau gajah, sehingga kerusakan dan korban jiwapun bisa dihindari," jelas Meenakshi, Jumat (30/3/2012).

    Ahli Biologi untuk hewan liar asal India ini juga mengakui, persoalan konflik antara gajah liar dan manusia merupakan permasalahan yang belum bisa diatasi secara menyeluruh di seluruh negara yang memiliki populasi gajah. Terlebih lagi kegiatan membuka hutan untuk pemukiman semakin banyak dilakukan.

    "Selain perburuan, aktivitas konversi lahan hutan menjadi lahan perkebunan merupakan dua hal utama yang menyebabkan konflik, dan berujung pada terus punahnya populasi gajah dan hewan liar lainnya," ujar Meenakshi.

    Menurut Meenakshi, ada dua hal penting yang bisa dilakukan untuk menjaga keberlangsungan populasi gajah. Pertama, meningkatkan kearifan lokal masyarakat dalam menangani konflik manusia dan gajah. Kedua, meningkatkan kapasitas dokter hewan yang dalam menangani gajah-gajah yang tertangkap dan terluka, serta dalam memberikan penanganan kesehatan pada gajah jinak.

    Workshop dokter hewan dengan sepsialisasi gajah ini diikuti peserta yang berasal dari negara-negara yang memiliki populasi gajah, di antaranya Indonesia, Laos, Srilanka, India, Kolumbia, Nigeria, dan Thailand.

    Dalam kesempatan yang sama, Dekan Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Syiah Kuala, Muhammad Hambali, mengatakan, kegiatan Regional Asian Elephant Veterinary Workshop ini juga bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dokter hewan dalam menangani perawatan gajah-gajah, terutama gajah yang ditangkap dan gajah jinak.

    "Di sini kita merumuskan suatu standarisasi penanganan gajah, termasuk pengobatan, merawat luka dan perawatan rutin, sehingga dengan adanya standarisasi ini juga bisa menyelamatkan gajah dari risiko kematian," jelas Hambali.
    Untuk Provinsi Aceh, sebut Hambali, masih diperlukan dokter hewan dengan kemampuan standarisasi internasional, demi menangani hewan-hewan liar, khususnya gajah. "Kita di Aceh, khususnya di Banda Aceh juga punya gajah-gajah hasil tangkapan yang kemudian dijinakkan, dan gajah-gajah ini membutuhkan perawatan untuk keberlangsungan kesehatanya dan disinilah dibutuhkan standarisasi untuk penanganan dan perawatan kesehatan gajah," ujarnya.

    Disebutkan Hambali, saat ini jumlah populasi gajah di Aceh semakin menurun, yang disebabkan berbagai hal, termasuk konflik dengan manusia. Untuk alam liar, sebut Hambali, tersisa 400-500 ekor gajah sementara gajah jinak yang kini ditangani oleh Pusat Pelatihan Gajah (PLG) Aceh berjumlah 48 ekor.

    •  Sumber ( Kompas.com )
    • Di perluas oleh Gudang ilmu blog
  • 29 Maret 2012
  • Armila ( Dins Photography )
  • Label: , ,
  • 10 Tips Memotret Sunset Dan Sunrise

    Memotret sunset dan sunrise adalah salah satu dari sekian banyak ”foto wajib“ yang harus dilakukan oleh seorang penggemar fotografi. Kalau anda sudah pernah mencoba memotret sunset atau sunrise tetapi kurang puas dengan hasilnya, silahkan coba tips berikut ini supaya foto sunset dan sunrise bertambah baik:
    1903863438_9b75d75043.jpg

    Lakukan Persiapan Sebaik-baiknya

    Sunset dan sunrise hanya berlangsung sekitar setengah jam. Untuk itu kita harus melakukan persiapan matang sebelumnya. Pastikan datang lebih awal dan pastikan anda sudah tahu dari  titik sebelah mana anda akan memotret. Agar komposisi akhir foto keren, lakukan observasi tempat sebelumnya. Untuk memastikan anda tidak terlambat , usahakan anda tahu jam berapa sunset atau sunrise akan tiba (karena jam sunset / sunrise berbeda dari lokasi ke lokasi).  Juga pastikan peralatan sudah siap: kamera – lensa – tripod (jika ada) serta aksesoris lainnya sudah terpasang & disetel dengan baik, sehingga saatnya tiba kita bisa sibuk memotret bukan sibuk mengeset alat.
    3668234881_617c98d933.jpg

    Jangan Kecewa Karena Mendung

    Karena anda sudah bersusah – payah mendatangi lokasi yang jauh dan sulit, jangan kecewa kalau mendadak mendung tiba. Maksimalkan kreatifitas anda saat langit tertutup mendung. Langit mendung bukan halangan menghasilkan foto indah saat sunrise dan sunset. Cari tahu obyek apa saja yang menarik untuk difoto saat mendung atau hujan.

    Jangan Terpaku Pada Wide Angle

    Memotret sunset dan sunrise menggunakan lensa sudut lebar (wide angle) merupakan hal yang biasa, namun jangan terpaku hanya menggunakan lensa tersebut (kalau anda memang punya pilihan lain). Manfaatkan rentang lensa yang lain, misalnya lensa tele.
    2595728993_82326e6229.jpg

    Maksimalkan Siluet

    Hal yang menambah daya tarik foto sunset dan sunrise adalah siluet. Siluet memberi kesan yang kuat serta memberi cerita dalam foto anda, apalagi jika anda memotret sunset atau sunrise di lokasi yang memiliki identitas kuat.

    Bawalah Tripod

    Jika anda ingin memanfaatkan teknik long shutter – membuat HDR atau panorama: tripod wajib dibawa

    Gunakan Manual Focus

    Karena sunset dan sunrise memiliki kualitas cahaya yang lumayan ekstrim, kadang kamera akan kesulitan menemukan fokus jika anda menggunakan mode auto focus, segera ganti ke mode manual sehingga kita tidak menyia-nyiakan waktu menunggu kamera menemukan titik fokus.
    183916459_c501884355.jpg

    Gunakan Preset White Balance Cloudy

    Ubahlah setting white balance anda ke cloudy (biasanya dilambangkan dengan ikon mendung). Setting white balance ini akan membuat foto sunset atau sunrise lebih hangat dan warnanya lebih “menggigit”, dibandingkan kalau menggunakan setting white balance auto. Atau jika anda suka bereksperimen, cobalah setting white balance lainnya.

    Gunakan Spot Metering (SLR dan Prosumer) atau Sunset Scene (Untuk Kamera Saku)

    Untuk memperoleh eksposur yang tepat, gunakan mode metering spot jika anda memiliki kamera SLR dan prosumer, atau gunakan mode scene sunset/ sunrise jika anda menggunakan kamera saku pemula. Untuk pengukuran menggunakan spot meter, arahkan titik fokus ke area sekitar matahari (jangan tepat di matahari – nya lalu lakukan metering dengan memencet separuh shutter, lalu kunci eksposur anda. Untuk kamera saku (dengan mode scene), tinggal arahkan dan jepret. Pahami mode pengoperasian kamera digital.
    380260645_8cc03aa912.jpg

    Jangan Berhenti Ketika Sunset Lewat

    Saat memotret sunset, jangan kemasi kamera anda hanya karena matahari sudah melewati garis horison. Bertahanlah sebentar lagi, karena cahaya sesaat setelah sunset adalah salah satu cahaya paling indah yang dikeluarkan alam. Begitu juga dengan sunrise, jangan datang terlalu mepet dengan waktu matahari terbit. Cahaya sesaat sebelum sunrise adalah salah satu yang paling indah

    Berdoalah Agar Alam Berpihak Pada Anda

    Anda sudah jauh – jauh datang ke pantai terpencil (atau gunung), menyiapkan alarm untuk bangun jam 4 pagi dan sudah menata semua peralatan agar siap memotret, namun tiba – tiba hujan tiba. Ya apadaya, memotret di alam terbuka memang membutuhkan keberuntungan dan kesabaran, kenapa kesabaran? karena anda bisa mencoba lagi esok hari




    :)
    copyright @belajarfotografi.com

    Mencari Uang Mudah di internet dengan PCC ADRON

  • 28 Maret 2012
  • Armila ( Dins Photography )
  • Label:

  • Armila ( Dins Photography )
  • Label:
  • PPCIndo alternatif mendapat Rupiah halal dari kerja blog di Indonesia

     

    Assalamualaikum, wr, wb.  Newbie saya akan share sedikit tentang ini, PPCIndo adalah sebuah layanan iklan online PPC  (Pay per Click) atau (di bayar setiap siapa saja mengklik)  di Indonesia. Kalau boleh sedikit saya menjelaskan PPC  (Pay per Click) adalah  model iklan internet yang mana pengiklan membayar ke pemilik website ketika iklannya di-klik atau dengan kata lain Bayar per klik atau bisa juga disebut Biaya per klik. dengan jasanya publisher ( penerbit info ) yang telah terdaftar di PPCINDO akan di bayar perklik yang berkunjung dari blog anda sebesar Rp. 600,- Sedangkan PPCIndo.com bertindak sebagai perantara antara pemasang iklan dan penerbit iklan, situs yang di dirikan pada tanggal 6 Februari 2008 merupakan penyedia jasa periklanan online di jaringan website menawarkan sejumlah keuntungan bagi pemasang dan penerbit iklan.
    Saat ini mempunyai sebuah situs atau blog bukan lagi hanya sebagai tempat “curhat”, berbagi foto, audio video, menuangkan ide baru, forum, dsb melainkan juga sebagai “ladang” untuk memperoleh penghasilan.  Sudah banyak blogger menikmati hasil dari blognya yang berupa pundi-pundi dollar maupun rupiah, tidak sedikit pula akun paypal maupun rekening bank selalu terisi uang setiap bulannya.

    Publisher PPCindo (Penerbit info)
    Salah satu “ladang dollar” adalah PPCIndo.com.  Situs Indonesia ini memberikan dollar bagi penerbit iklan PPC (publisher) dan akan membayar apabila telah tercapai minimal $ 10 tentu saja dollar dapat di uangkan rupiah dengan nilai tukar terakhir berlaku. Syarat utama untuk mendapat dollar dari PPCIndo.com adalah Anda harus mempunyai situs/blog apabila ingin menjadi publisher.Kemudahan lagi dari situs PPCIndo.com adalah proses daftar yang mudah dan tentu saja GRATIS. Setelah akun aktif aktif langsung bisa meletakkan iklan di situs kita (penerbit/publisher). Dan yang lebih menggiurkan lagi… nilai klik besar. Tampilan iklan terlihat begitu serasi apabila dimasukkan ke dalam post, seolah menyatu dengan artikel, model tampilan lengkap,  mulai berbentuk teks maupun banner, anda tinggal pilih dan menyesuikan dengan tema situs anda.  Kalau Anda tertarik kunjungi PPCIndo.com dan segeralah daftar untuk menjadi publisher dan segera mengisi saku kita dengan dollar atau Rupiah.

    Saran dan Tip:  Tingkatkan traffik kunjungan situs, minimal 100 pengunjung.  Secara teori kemungkinan dari 100 pengunjung akan didapat 1 klik, semakin banyak pengunjung dollar semakin deras.   Pasang iklan di beberapa situs. Letakkan posisi iklan ditempat yang mudah dilihat pengunjung.  Jangan berlebihan menempatkan iklan sama di satu halaman.  Jangan sekali-kali Anda meng-klik iklan yang telahdipasang, walaupun untuk coba-coba, karena tidak di perkenankan mengklik sendiri iklan yang di pasang dari blog sendiri kecuali orang lain.

    Untuk Pemasang Iklan (Advertisers) PPC Indo.
    Salah satu usaha  untuk memperkenalkan serta menambah pesanan produk adalah dengan jalan berpromosi, baik dengan cara offline maupun online. Berpromosi di Internet pada saat ini merupakan salah satu langkah yang tepat, dimana tingkat penggunaan internet semakin banyak dan terus bertambah setiap hari. Jangkauan yang luas ke seluruh dunia menambah nilai positif berpromosi lewat internet. Kecanggihan serta kemudahan mengakses dunia maya merupakan poin yang menarik untuk diperhitungkan bagi kalangan pebisnis. Penghematan waktu, biaya, tenaga dapat dimaksimalkan dengan berpromosi online internet.  Sudah saatnya sekarang memberikan porsi tambahan berpromosi online, selain promosi offline.  Kalaupun Anda belum melakukan, cobalah promosikan usaha Anda lewat PPCIndo.com.
    Mungkin beberapa pemasang iklan mengeluh deposit menipis tetapi tidak ada langkah selanjutnya setelah meng-klik iklannya. Hal ini dimungkinkan adanya click-fraud.  PPCIndo.com telah mengantisipasi dengan menggunakan teknologi anti click-fraud. Dan satu lagi apabila publisher (penerbit) melakukan click-fraud dapat dilaporkan ke pihak berwajib karena merupakan salah satu bentuk kejahatan internet jadi kemungkinan kecil Anda sia-sia memasang iklan. Bentuk dan model tampilan yang dapat Anda pilih menarik seolah bukan iklan, jadi kemungkinan pengunjung situs akan tertarik dan berkunjung ke situs Anda. Harga boleh dibandingkan dengan PPC lokal lainnya.

    PPCIndo.com merupakan salah satu divisi dari :
    F&F Consulting 190 Middle Road, #19-05 Fortune
    Centre Building
    Singapore 188979 – Tlp: +65 63980891

    Kantor: Jakarta
    Kelapa Gading Trade Center A/17 Jakarta 14240, Indonesia
    Tlp : +62 21 45859073 – Fax : +62 21 45858842
    Untuk mengetahuai kebijakan lebih lanjut kunjungi PPCIndo.com

    Catatan dins photography:
    1. Patut disayangkan PPCIndo.com belum menerapkan program referral, alangkah enaknya apabila terdapat program tersebut, dolar akan tambah deras mengalir.
    2. Saya baru bergabung sebagai publisher dan memasang di 2 situs, komisi klik dalam beberapa hari sudah masuk beberapa dollar.

    Saya sangat bersyukur bisa mendapatkan ini semua.. semoga ini bermanfaat bagi anda..

    Form Untuk Publisher

    Form Untuk Advertisers

    Salam Didin Supriatna.

    Cara Mudah Memasang Jam Di Gadget Blog

  • Armila ( Dins Photography )
  • Label:
  • Sebagai orang yang sangat baik hati mungkin itu kata semua sobat sich, belum tentu kata orang. Pada postingan kali ini saya coba memberikan beberapa contoh mengenai cara pasang jam di Blog, tapi sebelumnya saya mohon maaf jika masih belum lengkap karena saya baru sempat dan juga mungkin ketinggalan masalah ini. Buat sobat lain yang ingin juga memasang jam di blognya, langsung saja ke TKP, beginilah caranya :

    1. Seperti biasa, setelah login ke blog anda Pada layar Dasbor, anda pilih Rancangan.

    2. Pada elemen halaman anda tambah Gadgetnya dan pilihlah HTML/JavaScript.

    3. Ada beberapa pilihan model jam yang bisa anda pilih salah satunya yang menurut anda
    sesuai untuk dipasang di blog anda.

    4. Copy Script Embednya dari facebook sayahttp://www.facebook.com/note.php?note_id=10151435861210510 yang tertera pada link di bawah lalu paste-kan ke dalam konten Widgetnya td.

    5. Simpan dan selesai. Mudah bukan ?

    TAMPILAN GAMBAR JAM MODEL 1 s/d 6 :


    TAMPILAN GAMBAR JAM MODEL 7 s/d 12 :


    Untuk Mengambil kodenya silahkan kunjungi Facebook saya di link ini http://www.facebook.com/note.php?note_id=10151435861210510 maka anda anda bisa mengoleksi 12 jam sebagaai gambar berikut di blog anda..
    MODEL 1 :


    Sejarah Fotografi Wikipedia

  • 27 Maret 2012
  • Armila ( Dins Photography )
  • Label: , ,
  • Fotografi

    Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
    Langsung ke: navigasi, cari
    Fotografi (dari bahasa Inggris: photography, yang berasal dari kata Yunani yaitu "photos" : Cahaya dan "Grafo" : Melukis/menulis.) adalah proses melukis/menulis dengan menggunakan media cahaya. Sebagai istilah umum, fotografi berarti proses atau metode untuk menghasilkan gambar atau foto dari suatu obyek dengan merekam pantulan cahaya yang mengenai obyek tersebut pada media yang peka cahaya. Alat paling populer untuk menangkap cahaya ini adalah kamera. Tanpa cahaya, tidak ada foto yang bisa dibuat.
    Prinsip fotografi adalah memokuskan cahaya dengan bantuan pembiasan sehingga mampu membakar medium penangkap cahaya. Medium yang telah dibakar dengan ukuran luminitas cahaya yang tepat akan menghailkan bayangan identik dengan cahaya yang memasuki medium pembiasan (selanjutnya disebut lensa).
    Untuk menghasilkan intensitas cahaya yang tepat untuk menghasilkan gambar, digunakan bantuan alat ukur berupa lightmeter. Setelah mendapat ukuran pencahayaan yang tepat, seorang fotografer bisa mengatur intensitas cahaya tersebut dengan mengubah kombinasi ISO/ASA (ISO Speed), diafragma (Aperture), dan kecepatan rana (speed). Kombinasi antara ISO, Diafragma & Speed disebut sebagai pajanan (exposure).
    Di era fotografi digital dimana film tidak digunakan, maka kecepatan film yang semula digunakan berkembang menjadi Digital ISO.

    Daftar isi

     [sembunyikan] 
    • 1 Sejarah fotografi
    • 2 Klasifikasi
    • 3 Jenis Kamera
    • 4 Medium foto
    • 5 Tokoh fotografi
    • 6 Referensi
    • 7 Lihat pula

    [sunting] Sejarah fotografi

    Kronologi perkembangan fotografi dimulai dengan:

    Foto Heliografi dengan subyek pemandangan yang pertama dibuat oleh Joseph Nicéphore Niépce pada tahun 1826.[1]

    Boulevard du Temple, foto Daguerreotype pertama yang dibuat oleh Daguerre pada sekitar tahun 1838-1839

    Citra berwarna yang pertama, Maxwell, 1861

    Foto berwarna yang pertama dibuat oleh Louis Ducos du Hauron pada tahun 1877.

    High speed photography, Muybridge, 1878

    Citra hasil pemindaian komputer digital, 1957
    • 1822 – Joseph Nicéphore Niépce membuat foto Heliografi yang pertama dengan subyek Paus Pius VII, menggunakan proses heliografik. Salah satu foto yang bertahan hingga sekarang dibuat pada tahun 1825.[1]
    • 1826 – Joseph Nicéphore Niépce membuat foto pemandangan yang pertama,[1] yang dibuat dengan pajanan selama 8 jam.
    • 1835 – William Henry Fox Talbot menemukan proses fotografi yang baru.
    • 1839 – Louis Daguerre mematenkan daguerreotype.
    • 1839 – William Henry Fox Talbot menemukan proses positif/negatif yang disebut Tabotype.
    • 1839 – John Herschel menemukan film negatif dengan larutan Sodium thiosulfate/hyposulfite of soda yang disebut hypo atau fixer.
    • 1851 – Frederick Scott Archer memperkenalkan proses koloid.
    • 1854 – André Adolphe Eugène Disdéri memperkenalkan rotating camera yang dapat merekam 8 citra berbeda dalam satu film. Setelah hasilnya dicetak di atas kertas albumen, citra tersebut dipotong menjadi 8 bagian terpisah dan direkatkan pada lembaran kartu. Kartu ini menjadi inspirasi penyebutan (fr:carte de visite, bahasa Inggris:visiting card)
    • 1861 – Foto berwarna yang pertama diperkenalkan James Clerk Maxwell.
    • 1868 – Louis Ducos du Hauron mematenkan metode subtractive color photography.
    • 1871 – Richard Maddox menemukan film fotografis dari emulsi gelatin.
    • 1876 – F. Hurter & V. C. Driffield memulai evaluasi sistematis pada kepekaan emulsi fotografis yang kemudian dikenal dengan istilah sensitometri.
    • 1878 – Eadweard Muybridge membuat sebuah foto high-speed photographic dari seekor kuda yang berlari.
    • 1887 – Film Seluloid yang pertama diperkenalkan.
    • 1888 – Kodak memasarkan box camera n°1, kamera easy-to-use yang pertama.
    • 1887 – Gabriel Lippmann menemukan reproduksi warna pada foto.
    • 1891 – Thomas Alva Edison mematenkan kamera kinetoskopis (motion pictures).
    • 1895 – Auguste and Louis Lumière menemukan cinématographe.
    • 1898 – Kodak memperkenalkan produk kamera folding Pocket Kodak.
    • 1900 – Kodak memperkenalkan produk kamera Brownie.
    • 1901 – Kodak memperkenalkan 120 film.
    • 1902 – Arthur Korn membuat teknologi phototelegraphy;; yang mengubah citra menjadi sinyal yang dapat ditransmisikan melalui kabel. Wire-Photos digunakan luas di daratan Eropa pada tahun 1910 dan transmisi antarbenua dimulai sejak 1922.
    • 1907 – Autochrome Lumière merupakan pemasaran proses fotografi berwarna yang pertama.
    • 1912 – Vest Pocket Kodak menggunakan 127 film.
    • 1913 – Kinemacolor, sebuah sistem "natural color" untuk penayangan komersial, ditemukan.
    • 1914 – Kodak memperkenalkan sistem autographic film.
    • 1920s – Yasujiro Niwa menemukan peralatan untuk transmisi phototelegraphic melalui gelombang radio.
    • 1923 – Doc Harold Edgerton menemukan xenon flash lamp dan strobe photography.
    • 1925 – Leica memperkenalkan format film 35mm pada still photography.
    • 1932 – Tayangan berwarna pertama dari Technicolor bertajuk Flowers and Trees dibuat oleh Disney.
    • 1934 – Kartrid film 135 diperkenalkan, membuat kamera 35mm mudah digunakan.
    • 1936 – IHAGEE membuat Ihagee Kine Exakta 1. Kamera SLR 35mm yang pertama.
    • 1936 – Kodachrome mengembangkan multi-layered reversal color film yang pertama.
    • 1937 – Agfacolor-Neu mengembangkan reversal color film.
    • 1939 – Agfacolor membuat "print" film modern yang pertama dengan materi warna positif/negatif.
    • 1939 – View-Master memperkenalkan kamera stereo viewer.
    • 1942 – Kodacolor memasarkan "print" film Kodak yang pertama.
    • 1947 – Dennis Gabor menemukan holography.
    • 1947 – Harold Edgerton mengembangkan rapatronic camera untuk pemerintah Amerika Serikat.
    • 1948 – Kamera Hasselblad mulai dipasarkan.
    • 1948 – Edwin H. Land membuat kamera instan yang pertama dengan merk Polaroid.
    • 1952 – Era 3-D film dimulai.
    • 1954 – Leica M diperkenalkan.
    • 1957 – Asahi Pentax memperkenalkan kamera SLRnya yang pertama.
    • 1957 – Citra digital yang pertama dibuat dengan komputer oleh Russell Kirsch di U.S. National Bureau of Standards (sekarang bernama National Institute of Standards and Technology, NIST). [2]
    • 1959 – Nikon F diperkenalkan.
    • 1959 – AGFA memperkenalkan kamera otomatis yang pertama, Optima.
    • 1963 – Kodak memperkenalkan Instamatic.
    • 1964 – Kamera Pentax Spotmatic SLR diperkenalkan.
    • 1973 – Fairchild Semiconductor memproduksi sensor CCD skala besar yang terdiri dari 100 baris dan 100 kolom.
    • 1975 – Bryce Bayer dari Kodak mengembangkan pola mosaic filter Bayer untuk CCD color image sensor.
    • 1986 – Ilmuwan Kodak menemukan sensor dengan kapasitas megapiksel yang pertama.
    • 2005 – AgfaPhoto menyatakan bangkrut. Produksi film konsumen bermerk Agfa terhenti.
    • 2006 – Dalsa membuat sensor CCD dengan kapasitas 111 megapixel, yang terbesar saat itu.
    • 2008 – Polaroid mengumumkan penghentian semua produksi produk film instan berkaitan dengan semakin berkembangnya teknologi citra digital.
    • 2009 - Kodak mengumumkan penghentian film Kodachrome.[2]

    Klasifikasi

    • (en:Aerial photography)
    • (en:Analog photography)
    • (en:Animated photography)
    • (en:Astrophotography, Astronomical photography)
    • (en:Black and White photography)
    • (en:Candid photography)
    • (en:Chemical photography)
    • (en:Chronophotography)
    • (en:Cloudscape photography)
    • (en:Commercial photography) Fotografi komersial
    • (en:Democratic photography)
    • (en:Digital photography) Fotografi digital
    • (en:Documentary photography) Fotografi dokumentasi
    • (en:Erotic photography)
    • (en:Expressive photography)
    • (en:Fashion photography) Fotografi fesyen
    • (en:Fine art photography) Fotografi seni
    • (en:Flower photography)
    • (en:Forensic photography)
    • (en:Formal photography)
    • (en:Full spectrum photography)
    • (en:Glamour photography)
    • (en:Heliography) Heliografi
    • (en:High dynamic range photography)
    • (en:High speed photography)
    • (en:Holography) Holografi
    • (en:Impact photography)
    • (en:Indoor photography)
    • (en:Infrared (IR) photography) Fotografi inframerah
    • (en:Kirlian photography, Photogram)
    • (en:Kite aerial photography, KAP)
    • (en:Labor photography)
    • (en:Landscape photography)
    • (en:Lomography)
    • (en:Low light photography)
    • (en:Macro photography) Fotografi makro
    • (en:Nature photography) Fotografi alam
    • (en:Night photography)
    • (en:Nude photography)
    • (en:Outdoor photography)
    • (en:Panning photography)
    • (en:Panoramic photography)
    • (en:Photojournalism) Fotografi jurnalistik
    • (en:Phototelegraphy)
    • (en:Pornography)
    • (en:Portrait photography)
    • (en:Post mortem photography)
    • (en:Prime focus photography)
    • (en:Rembrandt photography).
    • (en:Rephotography)
    • (en:Rollout photography)
    • (en:Scenic photography)
    • (en:Schlieren photography)
    • (en:Stacking photography)
    • (en:Stellar photography)
    • (en:Still photography)
    • (en:Stock photography)
    • (en:Street photography)
    • (en:Strobe photography)
    • (en:Studio photography) Fotografi studio
    • (en:Subtractive color photography)
    • (en:Time lapse photography)
    • (en:Travel photography)
    • (en:Underwater photography)
    • (en:Vernacular photography)
    • (en:Wedding photography)
    • (en:Wildlife photography) Fotografi satwa

    Jenis Kamera

    • (en:Camera obscura)
    • (en:Analog camera) Kamera analog
    • (en:Box camera)
    • (en:Brownie camera) Kamera Brownie
    • (en:Cinématographe)
    • (en:Digital camera) Kamera digital
    • (en:Folding camera) Kamera folding
    • (en:Instant image camera)
    • (en:Kinetoscopic camera) Kamera kinetoskopis
    • (en:Large format camera) Kamera format besar
    • (en:Lomo camera)
    • (en:Mammoth camera)
    • (en:Medium format camera) Kamera format medium
    • (en:Pocket camera) Kamera saku
    • (en:Point&Shoot camera)
    • (en:Prosumer camera)
    • (en:Rapatronic camera)
    • (en:Rotating camera)
    • (en:Single lens reflex (SLR) camera) Kamera SLR
    • (en:Stereo camera)
    • (en:Twin lens reflex (TLR) camera)
    • (en:View camera)

    Medium foto

    • (en:Calotype)
    • (en:Celluloid film)
    • (en:Gelatin emulsion photographic film)
    • (en:Daguerreotype)
    • (en:Talbotype)

    Tokoh fotografi

    Albert Bierstadt * Alex Mendur * Alfred Eisenstaedt * Alfred Stieglitz * André Adolphe Eugène Disdéri * Andreas Darwis Triadi * Angelo Sala * Ansel Easton Adams * Art Wolfe * Arthur Korn * Bill Brandt * BowoLee * Brett Weston * Charles Babbage * Charles Mees * Charlie Waite * David Doubilet * Dennis Gabor * Dorothea Lange * Eadweard Muybridge * Edward Bausch * Edward Weston * Étienne Jules Marey * Eugene Smith * Erich Salomon * Ernest Hoff * Ernst Haas * Frans Lanting * Frans Sumarto Mendur * Galen Rowell * Gemma Fricius * George D. Lepp * George Eastman * Giambattista della Porta * Hannah Hoch * Hannibal Goodwin * Harold Edgerton * Henri Cartier-Bresson * Henry J. Newton * Humphrey Davy * Imogen Cunningham * Jez O'Hare * John Shaw * John Mullin * Johann Heinrich Schulse * Jonas Ferdinand Gabriel Lippmann * Joseph Nicéphore Niépce * Kassian Cephas * Konrad Zuse * Louis Ducos du Hauron * Louis-Jacques-Mandé Daguerre * Lewis W. Hine * Max Ernst * Raoul Hausmann * Redika Yudha Kurniadi * Richard Maddox * Robert Frank * Russell Kirsch * Sebastião Salgado * Thomas Alva Edison * Thomas Moran * Thomas Wedgwood * Tim Flach * Willard Van Dyke * William Albert Allard * William Henry Fox Talbot * Yasujiro Niwa * Yevgeny Khaldei

    Referensi

    ^ a b c "The First Photograph - Heliography". Diakses pada 29 September 2009. "from Helmut Gernsheim's article, "The 150th Anniversary of Photography," in History of Photography, Vol. I, No. 1, January 1977: ... In 1822, Niépce coated a glass plate ... The sunlight passing through ... This first permanent example ... was destroyed ... some years later."

    Harga Filter Kamera 2012

  • Armila ( Dins Photography )
  • Label:

  • Digital Lens Filter ProTama Ultra-Slim 58mm UV
    Digital Lens Filter ProTama Ultra-Slim 58mm UV Product No : 522609
    Alat ini merupakan aksesori pelengkap yang bisa dipasang di depan lensa kamera khususnya DSLR. Filter bertugas menyaring cahaya tertentu sebelum masuk ke dalam kamera sehinga dapat menghasilkan foto y...
    Rp. 100.000

    Digital Lens Filter ProTama Ultra-Slim 52mm UV
    Digital Lens Filter ProTama Ultra-Slim 52mm UV Product No : 522610
    Alat ini merupakan aksesori pelengkap yang bisa dipasang di depan lensa kamera khususnya DSLR. Filter bertugas menyaring cahaya tertentu sebelum masuk ke dalam kamera sehinga dapat menghasilkan foto y...
    Rp. 90.000

    Digital Lens HD Filter Hoya 72mm UV
    Digital Lens HD Filter Hoya 72mm UV Product No : 522619
    Alat ini merupakan aksesori pelengkap yang bisa dipasang di depan lensa kamera khususnya DSLR. Filter bertugas menyaring cahaya tertentu sebelum masuk ke dalam kamera sehinga dapat menghasilkan foto y...
    Rp. 675.000

    Digital Lens Filter Hoya 72mm CPL
    Digital Lens Filter Hoya 72mm CPL Product No : 522616
    Alat ini merupakan aksesori pelengkap yang bisa dipasang di depan lensa kamera khususnya DSLR. Filter bertugas menyaring cahaya tertentu sebelum masuk ke dalam kamera sehinga dapat menghasilkan foto y...
    Rp. 375.000

    Digital Lens Filter Hoya 72mm UV
    Digital Lens Filter Hoya 72mm UV Product No : 522615
    Alat ini merupakan aksesori pelengkap yang bisa dipasang di depan lensa kamera khususnya DSLR. Filter bertugas menyaring cahaya tertentu sebelum masuk ke dalam kamera sehinga dapat menghasilkan foto y...
    Rp. 225.000

    Digital Lens Filter Hoya 58mm UV
    Digital Lens Filter Hoya 58mm UV Product No : 522618
    Alat ini merupakan aksesori pelengkap yang bisa dipasang di depan lensa kamera khususnya DSLR. Filter bertugas menyaring cahaya tertentu sebelum masuk ke dalam kamera sehinga dapat menghasilkan foto y...
    Rp. 175.000

    Digital Lens Filter Hoya 52mm UV
    Digital Lens Filter Hoya 52mm UV Product No : 522617
    Alat ini merupakan aksesori pelengkap yang bisa dipasang di depan lensa kamera khususnya DSLR. Filter bertugas menyaring cahaya tertentu sebelum masuk ke dalam kamera sehinga dapat menghasilkan foto y...
    Rp. 150.000

    Digital Lens Filter Kokaii 58mm CPL
    Digital Lens Filter Kokaii 58mm CPL Product No : 522612
    Alat ini merupakan aksesori pelengkap yang bisa dipasang di depan lensa kamera khususnya DSLR. Filter bertugas menyaring cahaya tertentu sebelum masuk ke dalam kamera sehinga dapat menghasilkan foto y...
    Rp. 165.000

    Digital Lens Filter Kokaii 52mm CPL
    Digital Lens Filter Kokaii 52mm CPL Product No : 522614
    Alat ini merupakan aksesori pelengkap yang bisa dipasang di depan lensa kamera khususnya DSLR. Filter bertugas menyaring cahaya tertentu sebelum masuk ke dalam kamera sehinga dapat menghasilkan foto y...
    Rp. 150.000

    Digital Lens Filter Kokaii 58mm UV
    Digital Lens Filter Kokaii 58mm UV Product No : 522611
    Alat ini merupakan aksesori pelengkap yang bisa dipasang di depan lensa kamera khususnya DSLR. Filter bertugas menyaring cahaya tertentu sebelum masuk ke dalam kamera sehinga dapat menghasilkan foto y...
    Rp. 85.000

    Digital Lens Filter Kokaii 52mm UV
    Digital Lens Filter Kokaii 52mm UV Product No : 522613
    Alat ini merupakan aksesori pelengkap yang bisa dipasang di depan lensa kamera khususnya DSLR. Filter bertugas menyaring cahaya tertentu sebelum masuk ke dalam kamera sehinga dapat menghasilkan foto y...







    Rp. 75.000

    Copyright (c) 2010 dins photography. Created by dsp